Thursday, 5 March 2015

Resensi AL-FATIH sang penakluk konstantinopel



IDENTITAS BUKU
http://d.gr-assets.com/books/1202815103l/2803756.jpg


Judul                     : AL-FATIH sang penakluk konstantinopel
Pengarang          :  Alwi Alatas
Penerbit              : Zikrul Hakim
Tempat terbit    : Jakarta Timur
Tahun terbit       : 2005
Cetakan               : Pertama, Juli 2005
Ukuran                 : 120 x 190 cm
Tebal                     : 192 hlm
ISBN                      : 979-3802-35-9
Harga                    : Rp. 21.000,00

SINOPSIS

“konstantinopel akan jatuh ke tangan islam. Pemimpin yang menaklukannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” (HR. Ahmad bin Hanbal dalam Musnadnya)

Itulah ramalan Rasulullah terhadap Konstantinopel. kota yang dianggap sebagai kota yang paling strategis di dunia.

Sejak kerajaan Romawi, Byzantium dijadikan sebagai ibu kota pemerintahan. Banyak bangsa di dunia berusaha merebut dan menguasainya. Tapi upaya mereka itu selalu gagal, karena perbentengan konstantinopel yang tidak bisa ditembus.

Delapan abad kemudian, ramalan Rasulullah pun terbukti. Sultan muda dari kerajaan Turki Usmani, Muhammad Al-Fatih “Sang Penakluk” barhasil menuntaskan amanat Rasulullah dengan menaklukan Konstantinopel. Sehingga, kota inipun beralih menjadi ibu kota kerajaan Turki Usmani, yang sekaligus menjadi pusat peradaban Islam kedua.

PENULIS
Awi alatas, lahir di kelurahan Kwitang, Jakarta pusat, pada tanggal 1 september 1974. Setelah menempuh pendidikan di sekolah-sekolah Katholik sejak TK hingga SMP, penulis melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 68, kemudian jurusan sejarah di Universitas Indonesia. Penulis cukup aktif dalam berbagai kegiatan Islam di kampus.  Sejak masih kuliah penulis sudah mulai mengajar di bimbingan belajar Nurul Fikri. Selepas lulus kuliah penulis mengajar di SMU MADANIA dan kemudian di sekolah Jubilee. Kini penulis sedang melanjutkan kuliah S2 di Universitas di Antarbangsa (UIA), Malaysia.
Sebelumnya, penulis sudah menulis beberapa buah buku, yaitu revolusi Jilbab, Bahkan Para Nabi pun Iri, agar Kamu Bertaqwa, Biarkan Jilbabku Bersemi Indah (Novel), Remeja Gaul Nggak Mesti Ngawur, Khairuddin Barbarossa, Bajak Laut atau Mujahid ?, Si Kamil dan Kaleng Cat (Cerita Anak), dan  (Untuk) 13+, Remaja Juga Bisa Bahagia, sukses, Mandiri.  Ada beberapa buku lain dari penulis yang akan terbit dalam waktu dekat ini insya Allah, antara lain  Si Kamil and The Gank, Al-Fatih sang Penakluk Konstantinopel, dan The straight Path (Novel).
IKHTISAR
Buku ini sangat bermanfaat bagi pembaca karena tidak hanya sejarah islamnya yang bisa kita dapatkan, juga sejarah umum. Didalam buku ini, kita juga bisa mendapatkan pelajaran tentang bagaimana seorang panglima perang yang hebat, pilih tanding, dan tawadhu' yang mampu menaklukan sebuah kota yang paling susah ditaklukan kala itu, baik dari segi kepemimpinannya, keberaniannya, serta taktik & strategi peperangannya yang dikatakan mendahului pada zamannya dan juga kaedah pemilihan tenteranya. 
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Kelebihan                            :
karena buku ini ditulis dengan gaya bahasa yang populer dan menarik. Buku ini enak untuk dinikmati oleh para pemerhati sejarah maupun kalangan pembaca umum. Buku ini juga dilengkapi banyak ilustrasi, termasuk berberapa peta, untuk memudahkan pembaca mengikuti alur pembahasan sejarahnya. Bagaimana kebijakan pemerintahan al-Fatih dan apa pandangan orang-orang Eropa terhadapnya, semuanya bisa ditemukan di dalam buku yang cukup ringkas ini. 
Kekurangan        :
Buku Al-Fatih sang penakluk konstantinopel tidak hanya berisi kisah penaklukkan Konstantinopel saja. Buku ini juga membahas perjalanan hidup Sultan al-Fatih, sejak masih kanak-kanak hingga wafatnya. Hal ini mengakibatkan tidak terfokusnya para pembaca terhadap kisah penaklukan konstantinopel yang begitu penting dan harus diketahui oleh semua kalangan, terutama kalangan muslim dan muslimah.
       

No comments:

Post a Comment